Uji Beban Berhasil, Jembatan Sungai Telen Capai Milestone Baru
Pembangunan Jembatan Sungai Telen yang menjadi bagian penting dari jalur hauling batubara Proyek Nusaraya milik PT Kaltim Nusantara Coal (KNC), anak perusahaan PT Ithaca Resources, telah menunjukkan kemajuan signifikan Hingga 21 Mei 2025, progres pembangunan jembatan ini telah mencapai 99,45 persen dan kini memasuki tahap akhir sebelum bisa digunakan secara resmi.
Sebagai bagian dari tahapan penyelesaian, jembatan ini telah menjalani proses load testing atau yang disebut sebagai uji beban menggunakan formasi truk di atas masing-masing bentang jembatan. Pengujian ini dilakukan oleh PT Multi Akses Pratama Solusi (MAPS) atas penunjukan dari PT BUMA, sebagai kontraktor utama yang menangani pembangunan jalan dan jembatan hauling dalam proyek Nusaraya.
Kegiatan load testing ini turut dihadiri oleh tim teknis dari PT BUMA, serta perwakilan dari PT Ithaca Resources dan PT KNC. Selain itu, Bapak Ten Yi Lung, Direktur PT KNC, juga hadir langsung untuk menyaksikan salah satu tahap penting dalam fondasi pembangunan jembatan tersebut.
Apa Tujuan Uji Beban Ini?
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa jembatan benar-benar aman dan kuat sebelum dilalui truk-truk bermuatan besar. Dalam uji coba simulasi pembebanan, 11 truk berbobot masing-masing 60 ton (berat truk 20 ton dan muatan 40 ton) sehingga total beban adalah 660 ton digunakan untuk menguji daya tahan jembatan. Sebelum truk melintas, tim teknis terlebih dahulu melakukan simulasi hitungan struktur.
Empat Hari Pengujian Intensif di Tiga Bentang Jembatan
Proses uji beban ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, dimulai dari tanggal 17 hingga 20 Mei 2025. Sebelum uji beban dimulai, berbagai persiapan dilakukan, mulai dari pengiriman truk dari wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Samboja ke lokasi jembatan di Sungai Telen, penimbangan kendaraan di Balikpapan, hingga pemasangan alat-alat sensor pengujian di beberapa titik jembatan. Setelah itu, tim penguji memasang perlengkapan sensor dan alat ukur, serta melakukan pemeriksaan teknis pada struktur jembatan.
Kegiatan ini ditutup dengan pemaparan hasil awal pada hari keempat oleh tim terkait, baik secara langsung di lokasi maupun melalui pertemuan daring, sebelum akhirnya seluruh peralatan dibongkar.
Setelah sesi pemaparan hasil uji beban, tim pengawas dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga hadir langsung di lokasi untuk melakukan tinjauan lapangan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jembatan, yang kemudian dituangkan dalam berita acara resmi. Dalam dokumen tersebut, disampaikan bahwa hasil konstruksi telah memenuhi seluruh rekomendasi teknis serta izin yang telah ditetapkan.
Jembatan Telen Siap Dukung Mobilisasi Jalan Hauling
Hasil pengujian dan tinjauan bersama menunjukkan bahwa jembatan ini telah memenuhi semua persyaratan keamanan. Mulai dari kekuatan struktur baja sebagai penopang utama, tingkat kelenturan jembatan saat menahan beban berat, hingga aspek kenyamanan saat dilalui kendaraan besar, semuanya dinyatakan sesuai standar. Dengan demikian, jembatan dinyatakan dalam kondisi aman dan layak untuk digunakan.
Jembatan ini diharapkan dapat segera difungsikan untuk mendukung kelancaran operasional hauling batubara dari Proyek Nusaraya, sekaligus menjadi bagian penting dari pengembangan infrastruktur perusahaan yang lebih efisien dan berkelanjutan.






