PT Kaltim Nusantara Coal Wujudkan Ruang Emansipasi untuk Perempuan Kecamatan Busang
PT Kaltim Nusantara Coal (KNC), anak perusahaan Ithaca Resources, bersama Yayasan Insan Tabur Kasih (YITK), sukses menyelenggarakan Lomba Memasak dan Peragaan Busana di Lamin Adat, Desa Long Lees, Kecamatan Busang (24/04/2025). Kegiatan ini menjadi simbol nyata komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat di wilayah Ring 1 IUP, khususnya dalam memperkuat peran perempuan dalam pengembangan potensi lokal.
Dengan tema “Kreativitas dan Tradisi dalam Sepiring Hidangan” kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari Ibu-ibu PKK dan Remaja Putri dari enam desa: Long Bentuk, Rantau Sentosa, Long Pejeng, Long Lees, Long Nyelong dan Mekar Baru. Tak hanya menjadi ajang kompetisi, acara ini juga merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat, dimana para peserta terbaik berkesempatan direkrut sebagai juru masak di mess proyek Nusaraya seperti Griya Praja dan Griya Nata atau mengembangkan bakat memasak mereka dengan membuka UMKM Kuliner.
Selain itu, acara ini juga mendapat dukungan penuh dari mitra usaha PT KNC, yakni PT Lancarjaya Mandiri Abadi (LMA), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), dan PT Timbar Utama Jaya (TUJ). Disamping itu panitia juga mendpatkan dukungan dari PT Abadi Raya Commerce (ARCO), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang catering yang turut mengirimkan dua chef profesionalnya sebagai juri sekaligus mengisi sesi demo memasak. Kehadiran para mitra ini tidak hanya memperkuat acara, tetapi juga menunjukkan komitmen bersama dalam memberdayakan masyarakat lokal.
Pembukaan Penuh Semangat dan Warna Budaya
Acara dibuka oleh kedua pembawa acara, yaitu Ibu Marice, perwakilan dari Kecamatan Busang dan Ibu Dina Meilinda, perwakilan dari Ithaca Resources. Kemudian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sekaligus penampilan Tari Datun Julud oleh warga Desa Long Lees. Tarian ini mempersembahkan kekayaan budaya lokal, terutama budaya suku Dayak Kenyah.
Dalam sesi sambutan, Bapak Didy Wachyudi, Department Head CSR PT KNC, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang telah dirancang sejak tahun lalu. Beliau berharap lomba memasak ini bisa menjadi langkah awal untuk membangun identitas kuliner khas Busang yang kelak dapat dikenal lebih luas.
“Kami ingin mendorong potensi lokal agar bisa berkembang, sekaligus mempererat hubungan baik dengan masyarakat di tengah pembangunan jalan hauling sepanjang 130 kilometer yang melintasi lima kecamatan, termasuk Busang,” ucapnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Sunarto, Kepala Teknik Tambang PT KNC, yang menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan eksplorasi sejak tahun 2011 dan kini sedang fokus pada pembangunan infrastruktur.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung operasional perusahaan, demi manfaat jangka panjang bagi wilayah Busang,” ujar Sunarto, Kepala Teknik Tambang PT KNC.
Sebagai perwakilan pemerintah daerah, Bapak Laden Sibarani, Sekretaris Camat Busang, turut memberikan sambutan dan membuka acara secara resmi. Beliau mengapresiasi inisiatif kolaboratif antara masyarakat dan perusahaan yang telah menciptakan ruang interaksi dan kerja sama.
“Kegiatan ini bukan hanya lomba, tapi jembatan interaksi dan kerja sama yang sangat kita butuhkan,” ucapnya.
Kompetisi Kuliner: Memperkuat Tradisi Lewat Cita Rasa
Kompetisi utama lomba memasak dibagi dalam dua kategori: kategori Ibu-ibu PKK Desa dan kategori Remaja Putri. Masing-masing kategori dinilai oleh enam juri kompeten dari berbagai latar belakang, termasuk jajaran PT KNC, PKK Kecamatan, Puskesmas Busang, Sekretariat Kecamatan Busang, serta chef profesional dari PT ARCO, Chef Suhartono.
Para peserta ditantang mengolah dua masakan khas daerah, yakni Masak Merah dan Urap, dengan penilaian yang mencakup cita rasa, tingkat kematagan, cara penyajian, kebersihan dan kerapian serta ketepatan waktu.
Hasilnya, Desa Rantau Sentosa berhasil meraih juara di kategori Ibu-ibu PKK Desa, sementara Desa Long Pejeng memenangkan kategori Remaja Putri.
Demo Memasak, Peragaan Busana, dan Pembagian Doorprize
Suasana semakin meriah dengan demo memasak oleh Chef Suhartono yang berbagi berbagai trik dapur hotel bintang lima, mulai dari teknik dasar memasak hingga penyajian yang menarik.
Tidak kalah seru, lomba peragaan busana kebaya Kartini juga digelar, diikuti oleh enam peserta dari masing-masing desa. Mereka memperagakan kebaya dan busana adat dengan percaya diri, dinilai berdasarkan kesesuaian tema, kreativitas, harmonisasi warna, serta ekspresi saat tampil.
Pembagian doorprize dan hiburan musik elekton semakin menyemarakkan suasana dan menciptakan momen penuh kebersamaan sepanjang acara. Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti senam bersama di dalam Lamin Adat.
Langkah Nyata Menuju Kolaborasi yang Inklusif
Melalui kegiatan ini, PT KNC bersama Yayasan Insan Tabur Kasih dan para mitra sponsor menegaskan komitmennya untuk menciptakan ruang partisipatif yang berkelanjutan. Perempuan desa tidak hanya dilibatkan, tetapi diberdayakan sebagai pemeran utama dalam pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi wilayahnya.
Acara ini juga menjadi bukti nyata bahwa kemitraan antara perusahaan dan masyarakat dapat tumbuh melalui aksi konkret yang berpihak pada pemberdayaan dan nilai-nilai lokal.






